Sebagai masyarakat
awam yang setiap harinya menikmati listrik dari PLN tentunya saya
sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak PLN yang sangat
amat berjasa dalam pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia. Saya
tinggal di Yogyakarta, sebagai kota yang sudah maju kondisi listrik
ditempat saya sangat baik, dan bisa dikatakan tidak pernah terjadi
pemadaman listrik secara bergiliran. Di satu sisi tentunya saya
sangat senang dengan kondisi ini, namun di sisi lain hati saya
menjerit ketika melihat orang lain yang sampai saat ini belum
mencicipi betapa nikmatnya penerangan dari listrik di Negara ini.
Tiga bulan yang lalu tepatnya di bulan Juli, saya melakukan kegiatan
Kuliah Kerja Praktek. Lokasi nya yaitu di salah satu pulau di kota
Batam, tepatnya di Pulau Abang. Dua bulan di Pulau ini memeberikan
pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Salah satunya yaitu ketika
saya harus bisa survive untuk mengerjakan apa yang menjadi tanggung
jawab saya selama Kuliah Kerja Nyata di tempat yang benar benar belum
merasakan nikmatnya penerangan sebagaimana mestinya. Kala senja tiba
masyarakat pulau dengan riangnya menyiapakan lampu petromak untuk
saya. Lagi lagi hati ini semakin menjerit seraya berkata betapa
tulusnya ciptaan tuhan yang dalam kesusahan pun masih mau membantu
sesamanya. Pernah terbesit dipikiran saya ketika suatu saat saya
sukses, maka saya akan mengabdi di Pulau ini dengan merancang dan
membangun sistem panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik di
Pulau ini. Pertanyaannya adalah kapan? Hanya waktulah yang bisa
menjawab semuanya.
Sebagai
mahasiswa tingkat akhir tentunya saya masih jauh untuk menggapai
impian ini. Saya berharap impian impian yang ingin saya wujudkan ini
bisa dibantu oleh pihak PLN. Melalui tulisan ini saya sedikit sharing
dengan PLN bahwanya PLN harus:
- Meningkatkan penyebaran distribusi listrik di Indonesia, terutama didaerah yang benar benar terpencil yang belum sama sekali mencicipi nikmatnya listrik.
- Kita tahu bahwa PLN menetapkan standar minimal dalam pembelian energi yang akan disalurkan oleh PLN. Saharusnya standar minimal ini tidak perlu ditetapkan, karena di zaman sekarang masyarakat sudah mulai berlomba lomba untuk mendapatkan energi dari energi terbarukan. Namun energi yang didapatkan masih minim. Ketika hal ini terjadi maka kebanyakan dari masyarakat bingung untuk menyalurkan energi ini, sehingga akhirnya mereka yang awalnya semangat untuk berexplorasi, semangatnya menjadi padam.
- Membangun panel surya dalam skala besar didaerah daerah yang terpencil jikalau pasokan listrik belom terpenuhi oleh PLN. Sebagai penutup blog ini bagi rekan rekan yang ingin memberikan ide briliannya ke PLN, silahkan klik banner dibawah ini.
http://akudanpln.blogdetik.com/