Kamis, 16 Oktober 2014

Jaya Indonesiaku

Sebagai masyarakat awam yang setiap harinya menikmati listrik dari PLN tentunya saya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pihak PLN yang sangat amat berjasa dalam pemenuhan kebutuhan listrik di Indonesia. Saya tinggal di Yogyakarta, sebagai kota yang sudah maju kondisi listrik ditempat saya sangat baik, dan bisa dikatakan tidak pernah terjadi pemadaman listrik secara bergiliran. Di satu sisi tentunya saya sangat senang dengan kondisi ini, namun di sisi lain hati saya menjerit ketika melihat orang lain yang sampai saat ini belum mencicipi betapa nikmatnya penerangan dari listrik di Negara ini. Tiga bulan yang lalu tepatnya di bulan Juli, saya melakukan kegiatan Kuliah Kerja Praktek. Lokasi nya yaitu di salah satu pulau di kota Batam, tepatnya di Pulau Abang. Dua bulan di Pulau ini memeberikan pelajaran yang sangat berharga bagi saya. Salah satunya yaitu ketika saya harus bisa survive untuk mengerjakan apa yang menjadi tanggung jawab saya selama Kuliah Kerja Nyata di tempat yang benar benar belum merasakan nikmatnya penerangan sebagaimana mestinya. Kala senja tiba masyarakat pulau dengan riangnya menyiapakan lampu petromak untuk saya. Lagi lagi hati ini semakin menjerit seraya berkata betapa tulusnya ciptaan tuhan yang dalam kesusahan pun masih mau membantu sesamanya. Pernah terbesit dipikiran saya ketika suatu saat saya sukses, maka saya akan mengabdi di Pulau ini dengan merancang dan membangun sistem panel surya untuk memenuhi kebutuhan listrik di Pulau ini. Pertanyaannya adalah kapan? Hanya waktulah yang bisa menjawab semuanya.
Sebagai mahasiswa tingkat akhir tentunya saya masih jauh untuk menggapai impian ini. Saya berharap impian impian yang ingin saya wujudkan ini bisa dibantu oleh pihak PLN. Melalui tulisan ini saya sedikit sharing dengan PLN bahwanya PLN harus:
  1. Meningkatkan penyebaran distribusi listrik di Indonesia, terutama didaerah yang benar benar terpencil yang belum sama sekali mencicipi nikmatnya listrik.
  2. Kita tahu bahwa PLN menetapkan standar minimal dalam pembelian energi yang akan disalurkan oleh PLN. Saharusnya standar minimal ini tidak perlu ditetapkan, karena di zaman sekarang masyarakat sudah mulai berlomba lomba untuk mendapatkan energi dari energi terbarukan. Namun energi yang didapatkan masih minim. Ketika hal ini terjadi maka kebanyakan dari masyarakat bingung untuk menyalurkan energi ini, sehingga akhirnya mereka yang awalnya semangat untuk berexplorasi, semangatnya menjadi padam.
  3. Membangun panel surya dalam skala besar didaerah daerah yang terpencil jikalau pasokan listrik belom terpenuhi oleh PLN. Sebagai penutup blog ini bagi rekan rekan yang ingin memberikan ide briliannya ke PLN, silahkan klik banner dibawah ini.
    http://akudanpln.blogdetik.com/